Pengalaman Mencekam Via Vallen ke Masjid Al-Aqsa Lewati Tentara Israel

Surabaya, NU Online Jatim

Pedangdut asal Kabupaten Sidoarjo, Maulidia Octavia atau Via Vallen, turut menyuarakan dukungan terhadap Palestina dan mengecam agresi militer Israel di Gaza, termasuk serangan yang mereka lancarkan terhadap warga Muslim yang tengah melaksanakan Shalat Tarawih di Masjid Al Aqsa, Terussalem, beberapa waktu lalu.

Ungkapan dukungan kepada warga Palestina Via unggah di akun Instagramnya, @viavallen, baru-baru ini. Dalam postingannya, ia mengunggah sebuah ledakan dari sebuah gedung yang hancur setelah dihantam rudal. Ia juga menuliskan sebuah pesan yang menceritakan pengalaman mencekamnya saat berada di Palestina.

“Aku pernah beberapa hari berada di Palestina. Hampir tiap hari suasana mencekam, dari yang baru mau masuk ke Palestina gak boleh bilang kalau ke Palestina, kita harus bilang ke Yerussalem (karena berisiko dipulangkan ke Yordania),” tulis Via Vallen.

Saat itu, Via mengaku membawa Al-Qur’an dari Madinah. Rencananya, ia mau membagi-bagikan Al-Quran itu kepada orang-orang yang ia temui di Palestina. Oleh pemandu, ia diminta untuk menyembunyikan Al-Qur’an itu serapi mungkin agar tidak ketahuan.

“Rasanya udah kayak nyelundupin barang haram,” cerita Via sambil membubuhkan emotikon menangis.

Sesampai di Palestina, suasana begitu sepi. Hingga kemudian dari hotel yang ditempati, Via mengaku mendengar suara tembakan.

“Bahkan mau ibadah ke Al-Aqsa harus ngeri karena ngelewatin tentara Israel di sekitar masjid. Ini aku yang Cuma beberapa ngerasain suasana mencekam itu, apa lagi mereka yang yang puluhan tahun,” batin Via.

Ia mengakhiri dengan doa kepada Allah agar penderitaan warga Palestina segera selesai. Tak lupa Via membubuhkan tanda pagar #freeplaestine, #palestine, dan #palestina. Hingga berita ini selesai ditulis pada Ahad (16/05/2021), unggahan Via itu sudah dilihat lebih dari sejuta akun dan dikomentari 1.764 akun.

Editor: Nur Faishal

https://jatim.nu.or.id/read/pengalaman-mencekam-via-vallen-ke-masjid-al-aqsa-lewati-tentara-israel